Moinves Today : Investing in the Digital Era bersama Annissa Sagita dan Lala Karmela

Yogyakarta, 20 April 2018 – Masa depan generasi muda dihadapkan pada ancaman nyata yaitu inflasi. Kenaikan harga yang terjadi secara terus menerus akan menggerus nilai uang. Tanpa investasi uang yang dimiliki generasi milenial ini akan kalah dengan inflasi.
“Tahun ini biaya hidup dalam sebulan berkisar antara lima juta rupiah, dengan inflasi 11-12% per tahun menurut perhitungan kami biaya hidup 25 tahun lagi akan menjadi 85 juta rupiah,” ujar pakar perencana keuangan, Annisa Sagita, ST. RFC, pada Diskusi ‘Sehat Finansial di Era Digital’ yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada bersama PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) pada Jumat (20/4) di Digilib Café, Fisipol UGM.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa UGM diberi pengetahuan pengelolaan keuangan dengan investasi. Annisa menuturkan kemampuan mengelola keuangan tidak sebanding dengan besarnya penghasilan, semakin besar penghasilan tidak berarti semakin baik pengelolaannya.
Annisa mengajak mahasiswa untuk berinvestasi sedini mungkin. Untuk dapat berinvestasi ia mengimbau mahasiswa untuk sehat secara finansial agar terlindungi dari risiko keuangan dan tujuan keuangan tercapai. Sehat keuangan dapat dicirikan dengan tidak adanya utang konsumtif atau utang sesuai aturan, aliran keuangan setiap bulan lancar dan bisa menabung. Investasi dapat digunakan untuk rencana sekolah, dana pensiun, dan atau perencanaan besar lainnya.
Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Alvin Pattisahusiwa, mengatakan investasi terbaik dilakukan saat muda. Ia menuturkan ada tiga fase usia krusial yang akan menentukan hidup seseorang.
Usia 25 adalah rata-rata orang mulai bekerja dan mendapat penghasilan, pada saat inilah tujuan keuangan harus mulai direncanakan. Fase kedua adalah 55 tahun yaitu usia pensiun, dan fase terakhir 85 tahun yang merupakan usia hidup rata-rata.
“Pada usia produktif 25-55 tahun ini adalah saat mengumpulkan kekayaan dan berinvestasi, sehingga memasuki usia 55 kita dapat pensiun dengan tenang. Tetapi jika usia 40-45 baru memikirkan investasi, itu sangat terlambat,” ujar Alvin.
Ia pun menuturkan saat ini berinvestasi bisa dilakukan lebih mudah dan sangat terjangkau. “Kalau dulu harus punya modal besar untuk bisa investasi, sekarang dengan uang sepuluh ribu sudah bisa untuk beli saham. Kemajuan teknologi juga turut memudahkan cara berinvestasi, saat ini semua sudah serba digital,” paparnya.
Dalam diskusi tersebut dikenalkan terobosan baru investasi berbasis aplikasi, yaitu Moinves dari MMI yang sesuai dengan gaya anak muda saat ini. Nasabah dapat melakukan transaksi reksa dana secara online melalui aplikasi tersebut. Salah satu produk yang ditawarkan dalam Moinves adalah Mandiri Investa Cerdas Bangsa yang juga Endowment Fund UGM. (Humas UGM/Linda)
source : https://ugm.ac.id/id/berita/16060-mahasiswa.harus.berinvestasi.sejak.dini
Ini Alasan Kenapa Jadi Single Itu Banyak Untungnya

Status single mungkin selalu dikaitkan dengan kesepian dan galau. Eits, tapi bukan berarti belum punya pasangan jadi alasan kamu untuk kehilangan semangat hidup, ya. Hidup itu lebih dari sekadar mencari pasangan! Justru yang punya pasangan malah lebih sering galau karena nggak akur. Lagipula, ada banyak kelebihan eksklusif yang bisa didapatkan oleh para single kok.
Masih Bebas Memilih
Memilih pasangan yang benar-benar klik itu nggak mudah. Jadi, beruntunglah bagi para single, karena kesempatan kamu memilih masih banyak. Nggak bakal ada yang iri karena kamu punya hak penuh untuk bisa berteman sama siapa aja.
Fokus Karier
Kalau ada tantangan baru, kamu nggak perlu berpikir panjang untuk mengambilnya. Untuk single kayak kamu, inilah kesempatan emas untuk mengejar jenjang karier yang lebih baik lagi. Hal ini mungkin nggak akan semudah itu dilakukan kalau punya pasangan. Kamu pastinya harus meminta pertimbangan dan berdiskusi dulu dengannya.
Lebih Peduli dengan Orang Terdekat
Coba ingat-ingat, berapa kali sehari kamu nanya kabar ke saudara atau orang tua? Atau seberapa sering kamu menghabiskan waktu bareng sahabat? Status single ini bisa kamu manfaatkan sebaik-baiknya untuk memberi perhatian lebih kepada orang terdekat. Siapa bilang singlekekurangan kasih sayang?
Punya Banyak Me Time
Banyaknya aktivitas seringkali membuat kamu lupa untuk rileks. Rasanya 24 jam aja nggak cukup! Apalagi kalau harus membagi waktu buat jalan bareng pasangan. Pasti bikin hari-harimu makin hectic. Nah, karena single, kamu jadi nggak perlu tuh, pusing soal hal ini. Justru kamu bisa menggunakan waktu luang untuk me time saat akhir pekan.
Halo Dompet Tebal!
Siapa bilang nge-date itu nggak butuh biaya? Mulai dari mikirin pakaian, uang nonton sampai bensin, semua itu butuh budget sendiri yang nggak bisa dibilang murah. Nah, pernah mikir nggak gimana kalau biaya pacaran ini kamu tabung? Ya, semakin banyak uang yang kamu sisihkan untuk investasi, kamu juga bisa merdeka selagi muda.
Mungkin kamu masih menganggap manajemen keuangan itu nggak perlu. Hal ini disebabkan karena belum adanya tanggungan, dan kadang membuat kamu lupa diri. Hati-hati. Hidup nggak untuk hari ini aja. Banyak kejadian nggak terduga yang bisa saja terjadi yang terkadang membutuhkan banyak dana. Mengatur keuangan bukan berarti kamu akan berhenti bersenang-senang, namun hanya membantu mengatur keuangan berdasarkan kebutuhannya masing-masing.
Salah satu yang bisa dilakukan dalam perencanaan keuangan adalah investasi masa muda. Investasi yang biasa dijalankan adalah dalam bentuk tabungan dan ini merupakan prioritas pertama. Setelah mendapatkan gaji pada awal bulan, segera sisihkan 10% untuk disimpan. Jangan malah menabung setelah mengharapkan sisa uang belanja bulanan, ya.
Ternyata merencanakan keuangan saat single banyak untungnya, ya? Ayo, mulai investasi dari sekarang!
Diet Online Yang Bikin Produktif

Susah banget deh buat kita, “the millennials” punya prinsip hidup ekonomis. Di jaman yang serba instan ini, kita harusnya bisa belajar lebih efektif dan efisien. Salah satu cara nya dengan diet digital.
Diet Digital yang dimaksud adalah belajar membatasi diri dengan meminimalkan konsumsi digital. Control your digital interactions! Caranya? Cukup dengan meminimalkan kehidupan digital kamu. Dijamin deh hidup kamu bisa jauh lebih produktif dan sehat.
Minim interaksi digital = Kehidupan nyata lebih indah loh!
Ini dia cara-cara diet digital yang bisa kamu lakuin!
Diet handphone di waktu weekend
Coba deh kamu istirahat buat enggak ngecek handphone dalam waktu satu jam. Kamu bisa coba quality time sama pacar. Cara itu bisa bikin date night kamu jadi lebih seru dan mesra loh! Atau kamu bisa seru-seruan bareng temen kamu dengan bikin Game Night Challenge untuk stay away dari hp dan yang paling lama gak megang hp bakalan ditraktir makanan mewah sama satu geng.
Diet Sosial Media
Berdasarkan survey pengguna sosial media, orang Indonesia bisa ngabisin 3 jam setiap harinya buat stay tune di sosial media. Coba deh kamu kurangin porsi sosial media kamu terus kamu ganti dengan ngelakuin sesuatu yang produktif. Misalnya baca buku atau bikin puisi lucu kaya karyanya Pidi Baiq. Siapa tau nanti kamu ke depannya bakalan bisa jadi penulis dengan income yang bisa nyampe miliaran rupiah.
Diet Shopping Online
Belajar deh buat ngerem kebiasaan belanja online. biasanya barang-barang yang kamu beli itu tuh bukan barang-barang yang kamu butuhin. Cuma karena murah dan pengen aja jadinya kamu latah buat belanja. Walaupun belanjaan kamu dalam sebulan mungkin gak lebih dari 300 ribu, tapi ya tetep aja ini cuma buat nambahin tumpukan barang dan bikin kamu jadi boros. Padahal kalo kamu investasiin ke Reksa Dana, bisa jadi dalam setahun uang kamu tumbuh jadi 4 jutaan dengan tambahan profit loh.
Diet Group Chat
Stay positive dan dikelilingi oleh orang-orang yang positif itu emang penting buat positif mindset kita. Kebanyakan dari kita punya grup chat lebih dari 10. Biasanya grup tuh bakalan rame kalau lagi ngegossipin orang atau seleb yang kita enggak kenal, deket pun juga enggak. Kali ini coba deh kamu hargain waktu kamu dan upgrade lingkungan pertemanan kamu. Kalau emang gak sesuai dengan kebutuhan kamu, take a brave step deh buat ninggalin group chat itu. Kalau kamu emang gak enak hati, kamu bisa mute dan coba tahan sama iman kamu buat gak baca grup chat itu.
Manfaat diet digital itu bisa ngebantu kamu buat punya waktu lebih yang diisi dengan kegiatan nyata yang efektif. Kamu bisa memulai pertemanan sehat dengan berolahraga, jatah beli paket data bisa buat tambahan sedekah, tumpukan baju last season bisa buat di sumbangin and many more! Yuk! mulai diet digital dari sekarang biar hidup kamu bisa lebih berfaedah.
Belum Pernah Berinvestasi? Ikuti Langkah-langkah Mudah Ini!

Status single mungkin selalu dikaitkan dengan kesepian dan galau. Eits, tapi bukan berarti belum punya pasangan jadi alasan kamu untuk kehilangan semangat hidup, ya. Hidup itu lebih dari sekadar mencari pasangan! Justru yang punya pasangan malah lebih sering galau karena nggak akur. Lagipula, ada banyak kelebihan eksklusif yang bisa didapatkan oleh para single kok. […]
PT Mandiri Manajemen Investasi Berhasil Mencatatkan Diri Sebagai Manajer Investasi Dengan AUM Terbesar Di Indonesia

Jakarta, 25 Januari 2018 – Market Outlook Tahun 2018 PT Mandiri Manajemen Investasi (Manajemen Investasi) dengan tema Berkelanjutan Membangun Negeri diselenggarakan pada tanggal 25 Januari 2018 lalu di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta. Acara tersebut dibuka oleh Bpk. Alvin Pattisahusiwa selaku Direktur Utama Mandiri Investasi dan Bpk. Hery Gunardi selaku Direktur Distributions Bank Mandiri. Beberapa keynote speaker turut memberikan sambutan, diantaranya Bpk. Wimboh Santoso selaku Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Bpk Suseno Sukoyo selaku Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, serta Bpk. Anwar Sanusi selaku Sekretaris Jenderal Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia.
Dalam sambutannya, Bpk. Alvin Pattisahusiwa menjelaskan bahwa pada akhir Tahun 2017 PT Mandiri Manajemen Investasi tercatat sebagai Manajer Investasi terbesar dalam segi AUM Reksa Dana dan upaya konsisten Mandiri Investasi untuk selalu menawarkan pilihan produk lengkap dan inovatif. Dana kelolaan termasuk Reksa Dana Penyertaan Terbatas dan PDNI mencapai hamper 51 Triliun dan pencapaian Reksa Dana mencapai 10% dan atas hal tersebut Mandiri Investasi berhasil menduduki peringkat no. 1 AUM Industri Reksadana Nasional berdasarkan data yang diinformasikan oleh Infovesta. Disampaikan pula oleh Bpk. Alvin bahwa Mandiri Investasi berhasil mencapai Asset Under Management (AUM) Reksa Dana sebesar Rp 45,4 Triliun atau tumbuh sebesar 42.3% secara YoY, lebih tinggi dibandingkan dengan Industri reksa dana yang tumbuh sebesar 35.2% secara YoY.
Pencapaian Manajemen Investasi di akhir Tahun 2017 tersebut merupakan sebuah momentum bagi Mandiri Investasi untuk berkinerja lebih baik di tahun 2018 dan berkomitmen untuk terus mengembangkan kapabilitasnya sesuai visi Mandiri Investasi menjadi “The Most Innovative and Leading Asset Management Company in Indonesia”. Mandiri Investasi juga berkomitmen untuk memberikan solusi investasi dengan produk yang inovatif dalam menjalin kerjasama dengan para investor untuk mendapatkan hasil yang optimal bagi kedua belah pihak.
Acara ini dihadiri lebih dari 400 undangan, yang telah bekerja sama dengan Manajemen Investasi. Menjadi moderator dalam acara tersebut adalah Sdri. Amelia Yachya, yang memfasilitasi panel diskusi dengan pembicara Bpk. Robert Pakpahan (Direktur Jenderal Pajak Republik Indonesia), Bpk. Yoga Affandi (Direktur Group Kebijakan Moneter DKEM Bank Indonesia), Bpk. Ahmad Bambang (Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN), dan Bpk. Philips Vermonte (Executive Director Center for Strategic and International Studies/CSIS).
Turut melengkapi acara diatas, Mandiri Investasi juga membekali dan memperluas pengetahuan para investor Institusi dan Wholesale melalui acara Client Workshop pada tanggal 25 dan 26 Januari 2018, yang dipandu oleh Bernard Duffy (pakar dan praktisi Investasi). Di awal minggu yang sama, beliau memberikan pelatihan internal guna meningkatkan pengetahuan para karyawan terkait dengan perkembangan pengelolaan investasi.
Dengan seluruh rangkaian acara diatas, Mandiri Investasi menunjukkan partisipasi aktif dalam membangun negri, khususnya industri Pasar Modal dan para pelaku didalamnya, baik dari sisi masyarakat, para investor/nasabah, juga Manajemen dan karyawan Perusahaan yang secara bersama merealisasikan visi dan misinya.
PT Mandiri Manajemen Investasi Lakukan Terobosan Inovasi Alternatif Pendanaan, KIK EBA Mandiri JSMR01 – Surat Berharga Pendapatan Tol Jagorawi (“KIK EBA Mandiri JSMR01”)

Jakarta, 29 Agustus 2017 – PT Mandiri Manajemen Investasi atau yang lebih dikenal dengan Mandiri Investasi terus berupaya memberikan layanan pilihan produk investasi yang lengkap dan inovatif bagi para investor dengan berbagai pilihan produk Investasi Reksa Dana yang lengkap dalam berbagai asset class serta produk alternatif investasi yang menarik.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan Investor untuk melakukan diversifikasi investasi dan mendukung komitmen program Pemerintah untuk membangun negeri, Mandiri Investasi meluncurkan produk alternatif investasi yaitu Produk sekuritisasi bernama KIK EBA Mandiri JSMR01-Surat Berharga Pendapatan Tol Jagorawi (“KIK EBA Mandiri JSMR01”) dengan kode bursa MJAGO1, dimana PT Mandiri Manajemen Investasi dan bertindak sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bank Kustodian. Produk KIK EBA Mandiri JSMR01 telah mendapatkan indikasi peringkat awal AAA dari PEFINDO dan rencananya akan ditawarkan dalam dua kelas. Kelas A akan diterbitkan melalui penawaran umum dan memiliki karakterisktik pendapatan tetap, sedangkan kelas B akan diterbitkan melalui penawaran terbatas dan memiliki karakteristik pendapatan tidak tetap. KIK EBA ini merupakan transaksi sekuritisasi pertama dimana aset yang disekuritisasi adalah hak atas pendapatan tol di masa mendatang atau Future Revenue Based Securities (FRBS) berupa Surat Berharga Hak Pendapatan Tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Atas Ruas Jalan Tol Jakarta – Bogor – Ciawi Untuk Jangka Waktu 5 Tahun. Dengan Sebanyak-banyaknya Maksimum Rp 2.600.000.000.000 (dua triliun enam ratus miliar Rupiah) Dengan Nilai Sebanyak-banyaknya Rp 2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) (“Surat Berharga Hak Pendapatan Tol”).
Endang Astharanti, Direktur Mandiri Investasi mengungkapkan, “pada hari kedua penawaran umum KIK EBA kami berhasil mendapatkan kelebihan permintaan (over subscribed) sebesar 2.5 kali dari rencana penerbitan.”
Hal ini menunjukan besar nya potensi dan minat para Investor dalam melakukan investasi pada produk alternatif investasi seperti KIK EBA. Mandiri Investasi berkomitmen untuk terus dapat menyediakan layanan pilihan produk inovatif yang sesuai kebutuhan para investor.