Kunci Atur Uang Supaya Kaya di Bulan Ramadhan

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, teman-teman. Nggak ada salahnya kalo dari sekarang kita mulai siapin mental serta pengaturan keuangan khusus untuk puasa nanti. Kan sama aja kayak anggaran biasanya?

Yang perlu kamu sadari, meskipun dalam sebulan nanti kamu bakal jarang makan karena puasa, bukan berarti pengeluaranmu bakal berkurang dari biasanya. Bisa aja karena pola pengaturan yang salah malah bikin anggaranmu bengkak.

Nggak mau dong rugi karena keperluan-keperluan kurang penting, sementara kamu bisa jadi “orang kaya” di bulan Ramadhan ini dengan menerapkan strategi berikut:

Cermat atur anggaran belanja
Kamu bisa susun rencana keuangan berdasarkan pola kegiatanmu. Misalnya, kamu biasa menghabiskan 700 ribu dalam seminggu di hari biasa. Pas bulan puasa, kamu bisa menguranginya menjadi 500 ribu karena kebutuhan makan atau nongkrong yang berkurang. Nanti sisanya kan bisa dimasukin ke reksadana.

 

Ketahui Porsi Belanja Makanan
Udah pada sadar kalo harga makanan pas bulan puasa cenderung naik. Daripada impulsif beli semua bahan makanan, mendingan di daftar dulu aja dalam sebulan nanti kamu pengen makan apa pas sahur dan berbuka. Selain punya stok bahan pokok sebelum puasaan, kamu juga bisa beli bahan makanan kering seperti tempe, abon atau lainnya yang praktis dan tahan disimpan lama. Kan lumayan untuk lauk pas sahur.

Siapkan Pembayaran Zakat
Alokasi Zakat Fitrah ini baiknya menggunakan dana di bulan saat ini atau belum memasuki minggu-minggu lebaran. Segera pisahkan anggarannya daripada nanti terpakai untuk hal lainnya. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang berencana menyalurkan Zakat Maal yah. Jangan pake nunggu gaji bulan berikutnya.

Kurang-kurangi berbuka di luar
Selayaknya bulan puasa pada umumnya, ajakan ngumpul sekalian buka bareng pasti susah terelakkan. Ya nggak papa, tapi perlu diinget kalo makin sering kamu buka di luar, ya nanti pengeluaranmu jadinya sama aja kayak hari biasa hehe. Mungkin kamu bisa lebih selektif dalam memilih ajakan dan juga disesuaikan antara budget dengan tempat makan. Nggak perlu dipaksakan kalo memang nggak bisa.

Kontrol keinginan buat belanja
Tantang diri kamu buat nggak kegoda belanja di tengah bejibunnya promosi dan diskon selama bulan puasa serta lebaran. Belilah dengan bijak yang memang sesuai kebutuhan, bukan belanja karena aji mumpung. Kendalikan diri atau hati-hati tagihan kartu kreditmu jadi diluar akal sehat.

Jika konsisten dan berkomitmen menjalankan strategi diatas, kamu jadi berkesempatan buat ngerasain enaknya punya duit berlebih selama sebulan. Malah untung kan, karena kamu jadi bisa bergerak leluasa melakukan prioritas yang sebelumnya tertunda.

Ini Daftar Gaji Profesi Lain Buatmu Yang Pengen Resign

Habis lebaran biasanya jadi waktu yang digunakan buat orang-orang buat resign. Alasan pada umumnya tentu saja ingin gaji yang lebih baik dengan kesempatan berkembang lebih tinggi. Wajar kok, ditambah biaya hidup serta keinginan mewujudkan impian-impianmu yang lain.

Dilansir dari Kompas Online, Persol Indonesia dengan Kelly service merilis daftar gaji beberapa industri berdasarkan gabungan pengetahuan pasar dari professional yang ahli dalam bidang rekruitmen. Kalo kamu masih bingung mau pindah kemana, coba lihat beberapa gaji profesi dibawah ini. Siapa tahu bisa bantu kamu untuk memilih.

Sektor Informasi Teknologi

Chief Information Officer (pendidikan S-1, masa kerja di atas 10 tahun, rentang gaji Rp 60-120 juta)
Account Manager/Sales Manager (pendidikan S-1, masa kerja di atas 5 tahun, rentang gaji Rp 10-25 juta)
Java Programmer (pendidikan S-1, masa kerja 3-8 tahun, rentang gaji Rp 8-20 juta)
Pre-sales Consultant (pendidikan S-1, masa kerja di atas 5 tahun, rentang gaji Rp 7-15 juta)

Sektor Farmasi & Kesehatan

Manajer HRD (pendidikan S-1, masa kerja di atas 10 tahun, rentang gaji Rp 25 juta-35 juta)
Product Specialist (pendidikan S-1, masa kerja di atas 10 tahun, rentang gaji Rp 5 juta-30 juta)
Manajer Pengembangan Bisnis (pendidikan S-1, masa kerja 5 tahun, rentang gaji Rp 25 juta-35 juta)
Product Manager (pendidikan S-1, masa kerja 3-5 tahun, rentang gaji Rp 15 juta-25 juta)
Perawat (pendidikan D-3, masa kerja 3-5 tahun, rentang gaji Rp 4 juta-7 juta)
Product Specialist (pendidikan D-3, masa kerja 2-3 tahun, rentang gaji Rp 5 juta – 7 juta)

Sektor Telekomunikasi

Operation Manager, Call Center (pendidikan S-1, masa kerja di atas 10 tahun, rentang gaji Rp 12-15 juta)
HR Operation Expert (pendidikan S-1, masa kerja di atas 3 tahun, rentang gaji Rp 8-12 juta)
Tax Administration Officer (pendidikan S-1, masa kerja 1-3 tahun, rentang gaji Rp 5-10 juta)
Account Executive (pendidikan S-1, masa kerja 1-3 tahun, rentang gaji Rp 5-8 juta)

Sektor Manufaktur

Project Manager (pendidikan S-1, masa kerja 3 tahun, rentang gaji Rp 17-20 juta)
Sales Manager (pendidikan S-1, masa kerja 3 tahun, rentang gaji Rp 15-17 juta)
Procurement Manager (pendidikan S-1, masa kerja di atas 3 tahun, rentang gaji Rp 14-17 juta)
Electrical Engineer (pendidikan S-1, masa kerja 3-5 tahun, rentang gaji Rp 13-15 juta)
Senior Sales Engineer (pendidikan S-1, masa kerja 4 tahun, rentang gaji Rp 10-17 juta)
Mechanical Design Engineer (pendidikan S-1, masa kerja 3-5 tahun, rentang gaji Rp 9-13 juta)
Sales Engineer (pendidikan S-1, masa kerja 3-5 tahun, rentang gaji Rp 8-10 juta)

Dari pilihan diatas tersebut, ada yang menarik buat kamu nggak? Kalo misalnya belum ada yang cocok, sabar-sabar mencari yah. Butuh uang emang iya, tapi jangan lupakan nilai diri dan potensimu juga ya supaya pencapaian karirmu optimal.

Kaya Dengan Investasi Selain Harta

Masuk tengah bulan gini, meskipun duitnya masih berlebih coba impulsifnya dikurangin dan diganti untuk sesuatu yang lebih bermakna. Dari penelitian, 70% orang sukses itu manfaatin dana berlebih buat investasi.

Tapi teman-teman, investasi itu nggak selalu bicara harta aja lho. Warren Buffet, seorang pakar pengelolaan uang berkata jika investasi terbaik yang harus dilakukan oleh semua orang adalah investasi pada diri sendiri. Kenapa? Karena hal tersebut membantumu membangun kemampuan serta ketrampilan individu.

Investasinya bukan uang, tanah, perhiasan dan semacamnya, tapi :

Buku
Kebiasaan membaca bisa membantumu melihat berbagai sudut pandang kejadian atau kehidupan yang nantinya bisa bermanfaat ketika kamu menghadapi suatu permasalahan. Selain itu, buku memperluas wawasanmu baik untuk dunia kerja maupun saat berdiskusi dengan orang lain.

Training/Seminar
Selain buku, kamu juga melatih soft skill mu misalnya ikut training atau seminar yang berkaitan dengan profesi atau keahlianmu. Jangan merasa puas atas apa yang sudah dilakukan, justru harus bisa semakin berkembang supaya nilai dirimu pun naik tingkat

Gabung Komunitas
Perbanyak temanmu lewat ikut kelompok yang punya minat sama sepertimu. Nggak cuma buat seneng-seneng, tapi mereka juga bisa membantumu untuk memperluas koneksi, tukar ilmu atau bahkan kolaborasi kerjaan.

Olahraga
Kamu yang doyan kerja, jangan lupa untuk meluangkan waktu olahraga karena bagaimanapun, sehat itu mahal banget. Otak dan badan butuh mengeluarkan toxic supaya tubuhmu kembali segar. Percayalah keseimbangan hidup justru akan membantu pekerjaanmu lebih berkualitas.

Introspeksi
Dari semua kegiatan yang sudah dilakukan, investasikan waktumu untuk intropeksi dan melihat ulang mengenai apa saja yang sudah kamu lakukan dan capai selama ini. Dari situ, kamu akan tahu seberapa jauh kamu melangkah dan rencana apa yang bisa kamu susun untuk masa depan

Yuk sayangi dirimu dengan memperbaiki dari dalam agar kamu menjadi manusia yang lebih keren baik di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Bulan Puasa Kok Malah Makin Boros Ya?

Mestinya jarang makan dan nongkrong di bulan Ramadhan jadiin keuanganmu lebih stabil atau hemat banget. Tapi suka ngerasa nggak kalo puasa malah buat pengeluaran lebih boros dari biasanya. Mengapa?

Harga Naik
Namanya juga Ramadhan pastilah harga kebutuhan pokoknya melonjaknya tajam sebab daya konsumsi masyarakat akan tinggi secara bersamaan. Supaya dompetmu terus seger, pikirkan menu makanan saat buka dan sahur. Jadi kamu tahu apa aja dan perkiraan dana estimasi buat belanja

Buka Puasa Di Luar
Buka bareng sebenernya nggak masalah, tapi misalkan tiap makan diluar ngeluarin minimal 100 ribu, belum transport atau tambahan cemilan lainnya ya lumayan bikin bangkrut. Mendingan buat acara di rumah dengan metode potluck yaitu yang ikutan buka harus membawa beragam makanan sesuai kesepakatan buat dinikmati bersama. Lebih hemat dan gak usah keluar biaya parkir kan?

Beli Menu Sahur Melulu
Kadang memang susah menahan rasa ingin mencoba menu andalan sahur di beberapa tempat makan. Sesekali wajar, tapi kamu juga mesti ingat kalo sahur biasanya tidak perlu dalam jumlah porsi besar. Baiknya kendalikan lapar mata kamu dan masaklah bahan makanan di rumah supaya lebih terjangkau.

Ngehabisin THR
Mengingat datengnya setahun sekali, THR biasanya ditempatkan sebagai dana hura-hura, padahal pembagiannya jika berdasarkan kebutuhan itu 50% bisa dimasukkan ke Reksa Dana, sementara sisanya baru buat belanja. Kalo konsisten kayak gitu, yakin deh bisa langsung DP rumah

Mari buat Ramadhanmu penuh berkah dengan mengalokasikan dana lebih untuk berbagi rejeki pada yang berhak. Selamat berpuasa!

Ramadan dengan Cashless

Dunia sedang mengalami revolusi digital. Hebatnya kemajuan finansial teknologi telah mempermudah kehidupan kita untuk tidak lagi bergantung sama uang tunai. Kita sekarang tergantung banget sama HAPE alias Handhone. Bukan cuma untuk update di social media, handphone jaman now juga udah jadi alat pembayaran.

Cashless itu macem-macem bentuknya. Paling simpel itu kartu debit, lalu kartu kredit, ada juga aplikasi bank sampe aplikasi payment. Pemerintah juga ingin mewujudkan Indonesia maju jadi cashless society. Jangan sampe kita ketinggalan sama masyarakat Korea yang sudah 86% hidup cashless yah.

Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) sudah serentakdiberlakukan di jalan tol Indonesia. Bank-bank besar Lokal juga mulai heboh bikin berbagai aplikasi. Toko, resto dan E-commerce juga sudah memilikio banyak opsi pembayaran.

 Nah! Menjelang bulan puasa ini cobain deh manfaat cashlesss dan uang elektronik sebagai berikut!

 

Diskon dan Cashback

Siapa sih yang enggak suka diskon dan cashback? Digital Bank yang lagi trending ngasih banyak diskon seru buat belanja atau makan dari di mini market sampe di tempat-tempat hits.

Shopping dengan Cicilan

Online shopping pasti kasih ekstra diskon deh menjelang lebaran, promo kartu kredit juga gak kalah seru! Manfaatin fasilitas cicilan 0% selama beberapa bulan, jadi sisa gaji kamu tetep bisa dipake beli investasi reksa dana.

Mudik Lebih Aman

Dengan membawa uang cash secukupnya, perjalanan mudik kamu akan lebih aman. Bawa aja satu kartu debit yang saldonya cukup buat mudik.

Transfer THR Via Mobile Banking

Ajarin adik-adik sepupu yang udah punya KTP untuk terima THR via bank transfer. Kasih tahu ini lebih aman plus hemat kertas karena kamu gak perlu beli amplop. Kamu akan dikenal sebagai kakak sepupu yang inovatif dan cinta lingkungan.

Kasih THR dengan E-Money

Buat adik-adik kecil yang belum punya rekening Bank, kamu bisa kasih THR dengan beli kartu E-money. Sekarang E-money lagi keluarin edisi Avengers Infinity Wars loh. Jadi buat penggemar Marvels bisa sekalian buat koleksi.

Semoga tips menjadi manusia cashless nya berguna yah! Kalau kamu nemu manfaat tambahan dari Cashless, infoin Moinves di kolom comment ya!

Kerjaan Sampingan Seru Buat Si Ekstrovert

Para ekstrovert nggak akan betah buat cuma duduk diem, apalagi tidak ada teman bicara. Mereka bisa bingung dan ngerasa kayak anak hilang karena dasarnya gampang bergaul, senang bicara sehingga suasana pun menjadi hidup.

Coba kamu yang ekstrovert ngerasa juga gak kalo suka disebut muka tembok, alias gak punya malu? Nggak heran kalo kaum ekstovert mungkin bisa cepat mendapatkan pekerjaan karena tidak hanya mengandalkan lowongan kantoran, tapi juga jaringan mereka.

Di bawah ini ada beberapa jenis usaha sampingan buat nambahin uang jajan, yang mungkin cocok dengan pribadi ekstrovertmu:

Event Organizer
Selain bakal ketemu banyak orang, kamu bakal ditantang agar bisa membuat sesuatu yang menakjubkan supaya klien senang. Tenaga kamu yang berlebih cocok banget buat disalurkan disini. Kamupun bisa mengembangkan diri dengan belajar negosiasi dan memahami karakter orang lain.

Master of Ceremonies (MC)
Ekstrovert tahu banget gimana cara bikin seru suasana dan biasanya tahu berita kekinian. Nggak ada salahnya kamu cobain buat jadi MC di acara-acara kecil atau juga kawinan, tapi paling gampang ya kamu gabung sama EO biar banjir kerjaan. Feenya lumayan juga lho, dimulai dari 500 ribuan yang disesuaikan sama jam terbang.

Travel Agent / Guide
Hobi ngomong dan jalan-jalan? Yaudahlah sekalian kamu cari sampingan buat jadi travel guide sekaligus yang menyediakan jasa pelayanan wisata. Yang jelas, kamu bisa punya kenalan dan pengalaman baru dari tempat yang dikunjungi serta orang yang kamu temui. Dapet duit iya, seru-seruan pun juga!  

Pengajar
Ekstrovert yang suka ngomong bisa membantu kecerdasan bangsa dengan menjadi pengajar yang sesuai dengan keahlianmu. Misalnya kamu bisa jadi guru private dengan metode ajar yang asik sehingga muridmu pun betah dan pintar. Atau bisa juga masuk ke lembaga bimbingan belajar yang mungkin uang sakunya lebih mantap

Presenter
Dengan rasa percaya dirinya yang kadang kelewat tinggi, ekstrovert pasti berani tampil di depan kamera dan bicara dengan penuh ketertarikan tanpa gugup. Kerjaan ini pun juga menyenangkan buat mereka karena bisa ketemu macem kalangan. Cuma kamu mesti rajin ikut casting presenter supaya terasa dapet tambahannya.

Bisa dibilang, kerjaan sampingan buat esktrovert ini emang lebih rame daripada introvert. Tapi seenggaknya kehebohanmu itu bisa mendatangkan rejeki dengan kerjaan yang tepat. Kamu lebih ekstrovert atau introvert nih? Share yah!