Maksimalkan Bisnis Dengan Instagram Stories

Jika kamu memahami betul karakteristik dan kegunaan masing-masing feature instagram (IG), instagram stories (IG Stories) punya fungsi lebih dari sekedar buat eksis tapi juga berbisnis. Paul Webster, Product Marketing Manager Instagram Asia-Pacific menjelaskan bahwa instagram stories dinilai optimal karena konsumsinya 32% lebih cepat dibandingkan feed.

Gimana cara bisnismu bisa laku dan makin diingat orang dengan memaksimalkan Instagram Stories? Paul berbagi tipsnya sebagai berikut:

Bikin konten kreatif
Persaingan yang ketat mengharuskanmu tampil beda gak cuma dari kelebihan bisnis yang bisa kamu tawarkan, tapi juga kemasan marketing buat jualannya. Fitur IG Stories jika dimainkan dengan video pendek, kece dan bikin penasaran justru bakal jadi strategi tepat untuk bantu promosiin bisnis mu.

Fokus pada inti pesan
Orang hanya akan fokus pada stories biasanya dalam waktu 3-5 detik pertama sehingga kamu perlu pikirkan banget apa pesan utama yang ingin brand atau produkmu sampaikan dalam rentang waktu tersebut? Dari tujuan tersebut, kamu mungkin bisa bikin interaksi menarik dari stories tersebut dengan memanfaatkan fiturnya. Biar lebih seru, jangan lupa kasih musik atau suara di videomu ya.

Tampilkan cerita dalam format carousel
Setelah mempelajari konsumsi pengguna konten stories, IG punya format iklan baru bernama Carousel yang memungkinkanmu untuk menampilkan tiga konten secara berurutan dalam satu iklan dan terbukti lebih efektif. Carousel bisa ngegabungin format foto dan video dalam satu konten, jadi kamu bisa ketuk buat lanjut atau swipe dalam 1 tampilan.

Maksimalkan native features
Stiker, filter, GIF, Superzoom, text mode, bokeh mode dan semacamnya itu termasuk dalam Native Features. Triknya coba highlight keunggulan brand atau produk di 3 detik pertama agar menghasilkan respon yang lebih kuat, membuat audiensimu mengerti, meningkatkan relevansi sehingga niat beli mereka lebih tinggi.

Semakin kamu memahami karakteristik IG atau sosial media lain yang dipakai untuk bisnismu, makin optimal juga kamu jualan di digital. IG Stories ini sebenernya memberimu fleksibilitas dan ruang buat kreatif, sekarang tergantung kamunya nih yang bisa out of the box atau masih mainstream seperti biasanya.

Berbisnis Di Instagram Bisa Jadi Jutawan

Awal Juli 2018 ini, wajah Kylie Jenner muncul di sampul majalah Forbes dengan judul America’s Women Billionaire. Hebatnya Kylie, dia dinobatkan menjadi billionaire termuda yang mengalahkan Mark Zuckerberg. Kylie bilang bisnisnya yang modal awalnya US$ 250.000 sukses mencapai sales hingga US$ 630 Juta! Hal ini sungguh dibantu oleh social media dimana Kylie bisa berinteraksi langsung ke fans dan pembeli Kylie Lip Kit di seluruh dunia.

Buat kamu yang siap mengikuti jejak Kylie, yuk simak tips dari Chief Operational Officer alias COO nya Instagram biar bisnis kita bisa berkembang dan tetap eksis sama pelanggan. Menurut data research Instagram, 80 persen pengguna aktif instagram menggunakan sosial media ini untuk berbisnis dan mengembangkan Sales, Marketing dan Branding.

Sebanyak 200 juta pengguna instagram akan mengunjungi jutaan intsagram business account. So, untuk start berbisnis penting banget punya instagram account yang menggambarkan bisnis kamu. Untuk mengembangkan instagram page, menurut Marne Levine dengan fitur dan algoritma sekarang ini, 3 tips untuk ngembangin bisnis kamu di instagram adalah: “be shorter, be faster dan be yourself.”

 

Konten postingan di image, story dan video harus padat dan singkat. Cepat dan tanggap untuk mengikuti berita serta perkembangan di industri bisnis kamu serta memberikan respon yang aktif ke para followers. Tetap teguh dengan personal branding bisnis kamu. Ini identitas bisnis yang ditujukan untuk followers dan target market kamu. Be real and find your true customers.

Semakin hari semakin banyak bermunculan brand bisnis dan komunitas seru, no need to worry tentang banyak hal dan harus tunggu sampai perfect.

Let’s start and build your empire!