Investasi Kulit Sehat Demi Masa Tua Yang Lebih Muda

Peduli terhadap kesejahteraan diri sendiri bukan hanya diukur dari pemasukan serta penyimpanan uang saja, tapi juga dari bagaimana kamu bisa merawat diri supaya terlihat lebih prima dan segar dalam menjalankan aktivitas. “Ah masih muda. Ngapain ribet-ribet perawatan.” Sama seperti prinsip keuangan, selagi muda justru kamu harus gencar berinvestasi pada hal apapun, termasuk kulit supaya tetap muda meskipun nanti sudah dimakan usia.

Berinvestasi pada kulit itu nggak perlu mahal-mahal ke klinik kecantikan kok, karena kamu bisa menerapkan kebiasaan-kebiasaan berikut:

Bersihkan wajah sebelum tidur
Langkah ini penting banget baik bagi perempuan maupun laki-laki, karena bila kamu malas bisa memicu jerawat dan masalah kulit lainnya. Daripada repot ke dokter, lebih baik dicegah dengan memakai sabun supaya wajah bersih.

Exfoliate
Berfungsi membersihkan sel kulit mati sehingga wajahmu terbebas dari kotoran. Kamu bisa memanfaatkan bahan alami seperti gula dan madu. Oleskan bahan ini di wajah, pijat dengan lembut lalu diamkan selama 15 menit. Bilas sampai bersih. Lakukan secara rutin demi hasil optimal.

Sheetmask
Maskeran menjadi salah satu perawatan yang praktis banget untuk menjaga kulit. Kamu bisa menggunakannya di malam hari setelah mandi, setidaknya 2-3 kali seminggu sebelum tidur. Di pagi harinya kulitmu akan terasa lebih lembab. Karena jenis sheetmask bermacam-macam, gunakan yang sesuai sama kulitmu yah.

Serum
Cowok juga pakai serum? Iya! Ada kok jenis serum buat para laki-laki yang punya fungsi sama seperti serum pada umumnya yaitu mencegah penuaan dini serta melembabkan. Biasanya proses ini diikuti dengan pemakaian krim pagi, tapi misalnya kamu sebagai cowok nggak minat, langsung aja gunakan sun screen atau moisturizer untuk perlindungan kulit wajah.

Selain dengan produk kecantikan, langkah alami yang menghasilkan kulit sehat adalah dengan diimbangin dengan olahraga dan konsumsi makanan khususnya yang mengandung antioksidan tinggi. Yuk mulai dapetin kulit sehatmu, agar di masa tua kamu tetap bersinar seperti sekarang.

Bertahan Menghadapi Kebangkrutan Bisnis

Kegunaan jam tangan sekarang nggak cuma untuk penunjuk waktu tapi lebih daripada itu, ia ternyata juga punya nilai investasi yang lumayan. Menurut informasi yang ada, harga jam tangan selama setahun telah tumbuh sebesar 5% sedangkan dalam 5 tahun harganya bisa meningkat 35%. Lalu jika ditunggu sampai 10 tahun, bertambahnya 67%. Gokil kan?!

Kamu yang sudah menumpuk investasi dalam bentuk uang, jam tangan dapat menjadi alternatif lainnya. Kenapa sih harus arloji? Menurut pendiri Millennial Singapore Watch Club, Tom Cheng dan CEO jual-beli jam mewah Maxi-Cash, Ng Leok Cheng yang dikutip dari Kompas.com, ada 3 hal yang membuat barang ini menjadi sebuah tren, yaitu:

Patokan Mode
Jika hanya sekedar melihat waktu, smartphone saja juga cukup. Tapi sekarang jam tangan bisa menjadi pelengkap dari penampilanmu. Makin keren jam dan fungsinya, sudah pasti tinggi peminatnya. Smart Watch misalnya. Meskipun mahal, tapi jika ada keluaran terbaru kamu pun berusaha memburunya kan?

 

Nilai Investasi
Perempuan memilih perhiasan atau tas sebagai benda yang diinvestasikan. Lain halnya dengan pria. Selain benda antik, motor klasik dan semacamnya, mereka memilih jam tangan mewah agar menambah nilai rupiah. Nah ternyata, arloji mewah itu lebih berdaya jual tinggi dibanding perhiasan atau tas mewah. Nggak heran kalo Millenials tertarik dengan barang tersebut.

 

Nilai Artistik
Beberapa jam tangan memiliki nilai artistik atau seni yang tinggi. Bukan cuma mewah tapi juga ada keindahan yang tergambar dari barang tersebut. Selain itu, kualitas materialnya pun ekslusif. Konsumen Indonesia tentu senang bila ada sesuatu yang tidak hanya bagus difoto, tapi juga mengedepankan nilai privasi.

 

Namun intinya, sebagus-bagusnya barang yang berdaya tukar tinggi tetap saja kamu harus memperhitungkan biaya yang kamu habiskan demi memilikinya. Jangan karena ngikutin tren, tapi ujungnya malah rugi ya.

Belajar Cerdas Mengatur Uang Dari 4 Film Ini

Nggak ada yang nggak suka nonton film. Salah satu hiburan yang bisa membawamu ke dunia paralel untuk berimajinasi dan juga mampu memberimu pelajaran hidup dari cerita yang disuguhkan. Mulai dari cinta, kehidupan, sampai keuangan dapat terangkum ke dalam sebuah film. Kali ini Moinves merekomendasikan kamu untuk nonton film yang nggak cuma seru tapi juga sekaligus memberimu ide tentang bagaimana sebaiknya mengatur uang supaya nggak terseok di belakang. Ini daftarnya:

 

Uptown Girls
Molly yang biasa hidup gemerlap harus jatuh miskin sesaat setelah ayahnya meninggal akibat kecelakaan pesawat. Ditambah warisan ayahnya digelapkan oleh asistennya. Nggak punya uang sama sekali mengharuskan Molly buat menurunkan gengsinya dengan bekerja dan numpang tinggal dengan sahabatnya. Inilah pentingnya punya simpanan, sehingga dalam situasi apapun kamu bisa menghadapinya tanpa perlu merepotkan orang, seperti Molly.

 

Knocked Up
Jangan sampai kamu kayak Ben Rogan yang sudah menikah tapi belum bisa menata hidup bahkan harus menghidupi anak. Alhasil jadinya berantakan. Nah kalian yang masih single, kesempatan kalian untuk punya masa depan yang lebih baik terbuka lebar. Cari pekerjaan yang sesuai minatmu setelah itu buat perencanaan keuangan serta alokasikan pendapatanmu ke investasi berjangka panjang.

The Money Pit
Pasangan muda cocok nih nonton film ini. Biasanya hasrat untuk membeli atau mengisi rumah tinggi banget apalagi kalo ada yang murah. Baiknya biasakan berpikir panjang. Jangan seperti 2 tokoh disini yang ujungnya malah kena tipu karena tergiur rumah berharga miring tapi malah banyak ngeluarin duit buat renovasi. Jadilah pembeli cerdas daripada habis lihat tagihan kemudian lemas.

Fun With Dick and Jane
Film komedi yang dibintangi Jim Carrey kembali mengingatkan kita tentang pentingnya punya dana cadangan daripada ngelakuin kriminal ketika kita kehabisan uang. Nggak cuma itu, kamu juga bisa melihat betapa tidak sehatnya finansial saat kamu memilih bergaya hidup mewah tapi nggak punya tabungan.

 

Mau nonton yang mana nih kamu? Coba share review kamu setelah nonton filmnya yah!