Ramah Lingkungan Ternyata Bisa Dimulai Dari Lemari Baju

Bikin lingkungan segar sebetulnya nggak ribet karena bisa dilakukan dari hal terkecil di sekitar kita. Pernah kepikiran nggak kalo lemari baju punya dampak keberlangsungan terhadap dirimu sendiri dan sekitarmu? Biasanya lemari kita jadikan penampungan barang atau pakaian lama yang tak terurus sebab sudah tergantikan oleh yang baru.

Dari pada dianggurin, lebih baik kita mengenali isi lemari kita lalu membuatnya menjadi lebih ramah lingkungan. Begini caranya:

Rajin Bersihkan Lemari
Siapa yang suka malas membersihkan lemari? Kadang emang suka males kan buat beresin lemari, tapi dengan membersihkan debu dan memilah baju yang tidak dipakai lagi akan membuat lemari pakaian kalian enak dilihat dan juga segar. Lagipula lebih baik diberikan untuk orang sekitar yang membutuhkan dari pada di diamkan sampai berjamur.

Mix & Match Baju Lama
Selain ramah lingkungan, lemari baju juga bisa membuat ramah dompet. Keluarkan kreatifitasmu dengan memadu padankan baju lama menjadi lebih keren. Nggak usah takut bereksperimen, siapa tau orang jadi malah terinspirasi gaya kamu dan jadi pembuktian kalo tampil kece itu nggak harus selalu beli barang baru.

Kenali Cara Mencuci Baju
Nggak cuma sekedar mencuci aja, tapi coba pilih deterjen tanpa phosphate dan chlorin yang merupakan bahan kimia berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, meskipun teknologi jaman sekarang sudah canggih,  lebih baik kamu tetap menjemur baju dari pada menggunakan mesin pengering sebagai bentuk hemat energi.

Pahami Kualitas Bahan
Mulai sekarang kendalikan dirimu dari godaan diskon yang selalu berakhir dengan menumpuknya tagihan kredit plus baju di lemari. Mulai pikirkan belanja baju yang berkualitas dibanding beli murah tapi cepat rusak. Lalu pilihlah kain organik seperti sutra, tensil dan wool yang bebas pestisida, bukan kain sintesis dari bahan kimia berbahaya.

Nah, apa kalian punya ramah lingkungan versi sendiri? Yuk share ke kita yah!

Ternyata Ini Loh Mindset Yang Tidak Dimiliki Orang Kaya

Bukan hanya bicara perihal nilai materi sebab ada yang lebih penting daripada melihat segala hal dari sisi nominal. Meskipun hidup berdampingan, orang kelas menengah dan orang kaya agak sulit disejajarkan. Robert Kiyosaki, pebisnis asal amerika dan juga penulis, berpendapat bahwa perbedaan mendasar antara orang kaya dan menengah adalah pola pikir, karena itu lah yang akan mempengaruhi orang dalam bertindak dan berkata.

Udah ngerasa kerja keras, udah ikutin saran dari berbagai sumber, tapi belum juga menuju ke arah kaya raya. Sepele, tapi mungkin sebagian dari kamu pernah mengatakan hal-hal yang bisa menyebabkanmu tersendat dalam karir. Dilansir dari Kompas online, orang-orang super kaya tidak akan mengatakan hal-hal dibawah ini yang barangkali pernah kamu ucapkan secara nggak sengaja:

1. Aku nggak mampu beli
Karena ngerasa duit pas-pasan, sering kan kamu spontan bilang kalo nggak sanggup beli barang yang terlalu mahal. Padahal mental orang kaya malah mikir gimana caranya mereka bisa punya barang tersebut. Dari situ otomatis kamu bakal berusaha supaya barang itu jadi milikmu. Poinnya jangan terburu menyerah, tapi mesti cari peluang memanfaatkan keadaan.

2. Aku kerja buat cari uang
Prinsip orang kaya adalah membuat uang bekerja untuk mereka, maka dari itu mereka berbisnis. Tapi selain bisnis, kamu yang masih bekerja untuk orang juga dapat mengembangkan penghasilan kamu dengan Reksa Dana. Udah dapet gaji kantor, plus nanti ditambahin hasil investasi. Enak kan?

3. “Main aman aja lah”
Segala sesuatu yang berkaitan dengan uang sudah tentu sensitif. Makanya kita berusaha untuk mengelola dengan aman. Padahal orang kaya justru mengambil resiko terhadap uangnya dengan menerapkan strategi berinvestasi. Mereka pun belajar profil resiko dan prospek keuntungan kedepan dari uang yang sudah di investasikan. Percayalah dengan bermain aman, kadang butuh proses yang lebih lama.

4. Belajar demi bekerja di perusahaan terbaik
Orang kaya malah berpikir, dengan ilmu pengetahuan mereka bisa membeli perusahaan suatu hari nanti. Nggak masalah kalo kamu punya mimpi besar, karena dengan begitu kamu punya ekspektasi tinggi dalam hidupmu sehingga motivasi bekerja akan lebih keras.

5. Aku tidak akan pernah kaya
Umumnya orang akan ciut duluan ketika menghadapi kondisi keuangan pelik dan menyimpulkan bahwa mereka tidak mungkin kaya. Ingat bahwa perkataan adalah doa, sehingga apa yang kamu ucapkan itu bisa saja terjadi lho. Makanya kamu harus selalu yakin bahwa kualitas hidupmu bisa lebih dari yang sekarang.

Kalau kamu pernah berpikir seperti poin-poin di atas, yuk ubah cara berpikir kamu. Salah satu caranya kamu bisa melakukan langkah awal dengan modal yang sedikit yaitu berinvestasi Reksa Dana.
Mulai sekarang biasakan diri untuk berpikiran positif dan selalu yakin bahwa di tiap usaha keras, pasti ada hasil yang berkelas !