Hidup Tetap Eksis dengan Aplikasi Hemat

Libur cuti panjang terkadang bikin hidup jauh lebih boros. Kita yang biasanya disibukkan kerjaan kantor sekarang maunya sibuk have fun pas liburan. Enggak usah malu dan gengsi yah kalau hari gini masih pake promo diskonan. Justru hal ini akan ngebantu biar bisa tetap hidup kece sekaligus nabung buat investasi.

Simak aplikasi yang bantu kamu berhemat and worth to try!

Guava Pass dan Doogether. Dua aplikasi ini cocok banget buat kamu yang rajin olahraga dan hobi nyobain kelas-kelas di klub olahraga hits. Olahraga di studio olahraga ternama dengan harga terjangkau. Pilihan menu kelas beragam dari yang bayar per visit hingga unlimited access yang bisa hemat hingga 50 persen.

YesDok. Layanan dokter online 24 jam yang bisa di akses di seluruh Indonesia. Penting banget nih di musim libur lebaran gini ataupun buat kamu yang lagi mudik. Layanan ini standby 24/7, jadi kamu ga usah panik. Kita bisa dapet diagnosa dokter langsung via video call, resep, bahkan rekaman video disimpan di file pasien bahkan bisa di putar ulang.

Ala Carte. Buat kamu yang hobi nyobain resto dan café hits. Wajib punya aplikasi ini. Ala Carte kasih offer buy one get one untuk semua resto dan café yang terdaftar disini. FYI, semua tempat yang terdaftar disini kamu bisa cek menu dan harganya loh! Don’t worry kalau kamu mendadak pusing lihat total bill nya.

Fave. Buat kamu yang hobi cari diskonan dimana aja dan kapan aja, penting banget download aplikasi ini. Fave punya 8 kategori untuk memudahkan tipe diskon yang kamu cari. Dari diskon makanan, kecantikan, relaksasi, aktivitas, hiburan, jasa, hotel sampe paket liburan. Oia, kamu bisa filter juga

Kartoo. Buat kaum cashless, kamu bisa cari diskon berdasarkan kartu debit dan kartu kredit yang kamu punya. Enaknya, aplikassi ini bisa disesuaikan dengan profil kamu, lokasi serta item diskon favorit kamu.

Nah, tinggal cari aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan kamu dan download di smart phone kamu. Pokoknya hidup gaya tapi hemat itu mudah kok!

Percakapan Lebaran Yang Sering Terjadi

Kumpul keluarga emang udah jadi tradisi Lebaran turun menurun yang sangat dinantikan. Apalagi dengan sanak di berbagai kota dan jarang banget ketemunya. Nanya kabar masing-masing udah pasti jadi bagian dari ritual ngumpul bareng.Tapi kadang dari tahun ke tahun, pertanyaan umum nan basi seperti “Kapan nikah? , Kapan nambah anak?” “Agak gendutan” dan hal menyinggung perasaan lainnya masih aja kerap terulang baik secara sengaja atau gak sengaja keceplosan. Tapi, udah pada tahu kan kalo kalian nanya kayak gitu malah bikin situasi canggung dan merusak keakbraban?

Melansir dari BBC Indonesia, psikolog  Roslina Verauli dan Pingkan Rumondor memberikan tips tentang apa aja yang bisa kalian tanyakan dan lakukan saat Lebaran tanpa harus ninggalin kekesalan.

 Mulailah dari Pertanyaan Klise
Ketimbang tau-tau nanyain “Kapan Nikah?” dan dibales dengan wajah tak bersahabat, mendingan nanya pertanyaan basi macem “Gimana kabar?” “Kapan dateng?”, “Udah nyobain makanan yang itu belom?” dan semacamnya sebagai awal percakapan. Roslina Verauli berpendapat jika walaupun klise, tapi jika lawan bicaramu nyaman, itu bisa ngebantu kamu untuk bertanya sesuatu yang lebih dalam.

 Pertanyaan Sesuai Umur dan Watak
Sebelum ngobrol, kamu baiknya pahami dulu siapa yang akan kamu hadapi dan bagaimana wataknya serta umurnya. Roslina menyarankan untuk anak usia sekolah dasar dan remaja tanyakan hal-hal yang menyenangkan soal hobi atau kegiatannya apa saja, bukan kehidupan personalnya. Sementara untuk usia 20-30an baiknya hindari bertanya seputar gaji atau pekerjaan karena menjadi isu sensitif bagi mereka yang belum berhasil mencapai ekspektasinya.

Jawab Pertanyaan Dengan Senyum
Senyum dan jawab sejujurnya menjadi cara terbaik dalam menjawab pertanyaan tidak nyaman. Pingkan Rumondor menyarankan kalo dapet pernyataan soal nikah jawab aja “masih fokus kerja, belum kepikiran, tunggu aja kabar”. Namun jika memang ada pertanyaan yang ganggu banget dan kalo dijawab bikin mood ancur, senyumin dan tinggal berlalu aja.

Hargai Keputusan Hidup
Bila percakapan sudah mulai terjalin dengan baik, silahkan kalian coba ajukan pertanyaan yang cenderung pribadi. Namun menurut Pingkan, baiknya apa yang mereka ceritakan lebih baik didengar saja. Kadang orang tidak ingin dihakimi atau dinasehati karena mereka sudah tahu keputusan yang baik untuk dirinya. Tapi jika kalian ingin berperan sebaiknya tanyakan dulu hal apa yang bisa dibantu untuk mencapai tujuannya.

Apapun hal yang ingin kalian tanyakan, baiknya dipikirkan terlebih dulu ya. Jangan sampai niat baikmu malah bikin salah paham sehingga acara keluarga yang harusnya seru, malah jadi ajang permusuhan atau tempat pamer berlebihan.

Atur Keuangan Pasca Lebaran

Selamat Idul Fitri teman-teman semua! Setelah seru-seruan berkumpul dengan keluarga nanti, pekerjaan dan kehidupan di depan sudah menunggumu. Kamu udah siap belom untuk bangun dari libur panjang setelah ini? Maka dari itu habis mudik, kamu perlu mengevaluasi segala hal termasuk pengeluaranmu di bulan kemarin. Bila kebanyakan sudah keluar dari garis anggaran, artinya keuanganmu perlu kembali disehatkan dengan beberapa cara:

Teliti tagihan kartu kredit
Yakin deh menjelang Lebaran kemarin intensitas pemakaianmu terlalu meningkat buat belanja ini itu dan jadi pekerjaan rumah ketika tagihannya keluar. Jika terlalu berat untuk melunasinya, konsisten saja membayar tagihan minimum didukung dengan berhenti sementara dari penggunaan kartu hingga cicilan selesai.

Hemat Biaya Harian
Karena sudah bersenang-senang dengan THR, ini saatnya kamu mengurangi pengeluaran contohnya dengan membawa makan siang ke kantor, kurangi nongkrong, belanja gunakan transportasi umum untuk beraktivitas keuangan lekas sehat.

Alokasi Kebutuhan Sekolah Anak
Tahun ajaran baru biasanya dimulai setelah Lebaran menimbulkan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, utamanya uang sekolah, buku dan lainnya. Jika dana THRmu sudah betul-betul habis, kamu bisa menggunakan dana darurat atau hasil investasi untuk menutupinya.

Kembali Berinvestasi Dan Menyisihkan Dana Darurat
Biarpun keuanganmu sedang dipulihkan, tapi tetap paksakan diri untuk menyisihkan dana darurat yang terpakai saat atau pasca Ramadhan untuk berjaga-jaga. Selain itu, perlahan sisihkan paling sedikit 10% dari penghasilanmu untuk berinvestasi Reksa Dana untuk pemenuhan kebutuhan lainnya kelak.

Dengan disiplin menerapkan strategi tersebut, percaya deh kalo keuanganmu bisa segera kembali seperti semula. Semangat!

Tips & Trik Solo Traveling

Kamu pasti tidak akan pernah menyangka seberapa jauh kamu bisa melangkah. Sometimes you have to leave your comfort zone and challenge yourself. Salah satu hal yang bisa kamu lakuin adalah dengan mencoba solo travelling. Kamu bisa bebas menentukan waktu dan enjoy tanpa harus berdebat dan berurusan dengan orang lain. Selain itu bisa bikin kamu jauh lebih pede dan ketemu dengan teman baru.

Tentu keluarga dan orang tersayang akan khawatir, that’s why kamu harus ikutin tips dari para traveller yang sudah melakukan solo travelling ini.

Cari tempat penginapan dan restoran yang memiliki rekomendasi dan review bagus. Disini kamu bisa cek keamanan, kenyamanan serta suasana yang cocok dengan mood travelling kamu. Testimonial dari para traveller itu penting untuk tahu seberapa nyaman dan aman tempatnya.

Pastikan keluarga kamu punya itinerary beserta jadwal dan nomor telpon akomodasi tempat kamu menginap untuk tetap nge-check. Mereka harus tahu rencana day to day kamu. Just in case mereka khawatir atau kangen sama kamu mereka bisa telepon penginapan. Kalau kamu super eksis yah mereka bisa lihat postingan insta stories kamu.

Jangan lupa untuk bikin list emergency contact kamu yang disimpan di dompet atau taruh di name tag koper. Untuk jaga-jaga, ada baiknya kamu kasih emergency contact kedutaan ataupun kepolisian setempat ke keluarga. Just Google it.

Foto kopi Kartu tanda pengenal, SIM, Paspor, masing-masing 2. Titip 1 fotokopian nya ke kakak atau adik kamu dan satu tetep kamu simpan di dalam koper. Lebih baik sedia payung sebelum hujan, lebih baik punya fotokopian sebelum kehilangan.

Siapin tongsis atau tripod. Bisa jadi ketika kamu mau foto tidak ada satu orang pun di sekitar kamu yang bisa minta tolong di ambilin foto. Jadi traveler juga harus mandiri, bisa ambil foto tanpa bantuan orang lain.

Dijamin deh kamu bakal hepi banget dengan petualangan sebagai solo traveller ini. Start deh mulai research, cari tiket dan be ready going solo. Enjoy!

Alasan Film Marvel Laku Keras

Marvel Studios yang sangat mengandalkan Marvel Cinematic Universe telah merajai pasar Hollywood lewat sejumlah film Superhero. Debutnya telah membawa pundi-pundi rupiah serta melahirkan fans fanatik di seluruh dunia yang tidak ingin melewatkan premier setiap Marvel menayangkan film terbarunya.

Selama 10 tahun, Marvel sukses bertengger di box office. Pun hal tersebut bisa dilihat dari sambutan fenomenal “Avengers : Infinity War”, dilanjutkan dengan Deadpool 2 dan Antman 2 yang akan tayang Juli mendatang. Kenapa sih Film Marvel bisa sebegitu lakunya? Ini 5 alasan yang kita himpun dari Okezone Online:

Setiap Film Punya Keunikan
Marvel punya keberanian buat eksperimen dengan genre dan punya keungulan berbeda di tiap superheronya. Contohnya, kalo nyebut Guardian Galaxy, ingetnya musik enak dan Star Lord yang menyebalkan. Sedangkan Ragnarok mungkin yang keinget pertarungan kocak Hulk dengan si Thor. Dari situ kita tahu, keunikan mampu menolong kita dalam persaingan bisnis, termasuk pekerjaan sehari-hari.

Percaya pada Sutradara Muda
Meletakkan kepercayaan pada generasi muda itu biasanya susah. Tapi bos Marvel malah memberi kesempatan pada Taika Waititi, Jon Watts, dan James yang karyanya tak pernah menembus jutaan dollar di pasaran. Ambil resiko memang, tapi kesuksesan kan selalu berasal dari situ. Dengan kebebasan berkreasi, mereka mendapatkan ruang baik untuk berkembang menjadi seorang sutradara besar meski melalui film-film superhero.

 

Pemasaran Berbeda
Marketing yang dilakukan bukan hanya dari sisi trailer, konferensi pers dan semacamnya, tapi juga dari sisi cerita. Coba deh lihat Black Panther yang dari segi kisah lebih kepada pertempuran internal perebutan kekuasaan dan menyoroti Afrika. Sesuatu yang sebelumnya jarang kita lihat di kelas Superhero. Ditambah music easy listeningnya makin bikin orang penasaran nonton.

 

Santai Membuat Sekuel
Rasa penasaran fans tetap dijaga oleh Marvel. Meski tahu filmya pasti laku, mereka tidak terburu dalam membuat sekuel lanjutan cuma untuk ngedapetin untung. Mereka lebih memilih menghadirkan film baru, ini terbukti efektif mengingat Marvel punya segudang superhero menarik untuk diangkat.

 

Terakhir, bisnis yang baik adalah ia yang membangun konsistensi dari awal, terus melakukan inovasi untuk menjaga kualitas sebuah produk sehingga konsumennya tetap loyal. Inilah yang dilakukan Marvel selama 10 tahun lewat “Avengers : Infinity War”. Tiap segmen dan tokoh sudah punya identitas kuat sehingga kalian pun yang nonton juga udah saling kenal. Itulah yang membuat Marvel cukup dicintai oleh para penggemarnya.