Tren Investasi Saham atau Obligasi?

Bicara instrumen investasi, tahun 2019 ini menganggap bahwa Pasar Modal atau saham dan obligasi masih menjadi pilihan menarik bagi investor. Ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi nasional yang meningkat. Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa ini diiringi oleh meredanya ketegangan Amerika Serikat dan Cina dalam perang dagang sehingga iklim terhadap dua investasi tersebut kondusif.

Sementara dari sisi eksternal, Bank Sentral mengurangi rencana kenaikan suku bunga sehingga menjadikan investasi saham dan obligasi pun berpotensi tumbuh secara positif. Tapi sebenarnya diantara kedua instrumen ini, lebih baik manakah? Jika kamu punya rencana investasi jangka panjang, Reksa Dana Saham sudah pasti menjadi pilihan yang tepat sebab Reksa Dana saham menempatkan sedikitnya 80% dari keseluruhan investasi pada saham yang terdaftar. Jenis instrumen investasi ini dikenal sangat fluktuatif dan bisa memberikan keuntungan yang cukup tinggi yaitu 12-15% per tahun tapi dengan resiko yang cukup tinggi juga.

Sedangkan obligasi berisi kontrak antara investor yang meminjam sejumlah uang kepada perusahaan, investasi ini bisa dibilang khusus untuk kalian yang sudah mapan secara finansial sehingga kamu dapat mengalokasikan investasi ke instrumen yang lebih besar. Keuntungannya memang tingkat bunganya bersifat konsisten serta dapat melindungi resiko pemegang obligasi dari kemungkinan terjadinya inflasi. Hanya saja perlu dipahami bahwa tingkat likuiditasnya cukup rendah dibanding Reksa Dana saham.

Nah apabila kamu masih dalam tahap mempertajam simpanan, sebaiknya pilih Reksa Dana Saham apalagi saat usiamu masih produktif. Timbal baliknya pun lumayan banget buat kamu nyicil rencana nikah atau ingin punya apartemen maupun rumah asalkan konsisten menyisihkan tiap bulannya. Kalau bukan sekarang, mau nunggu kapan lagi?

Mandiri Investasi kembali meraih Trusted Company berdasarkan CGPI Award 2019

Jakarta (11/12/2019). PT Mandiri Manajemen Investasi (“Mandiri Investasi”) meraih predikat Trusted Company berdasarkan Corporate Governance Perception Index (“CGPI”) 2018 yang diadakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerjasama dengan Majalah SWA. Penghargaan ini diterima oleh Direktur Mandiri Investasi, Arief Budiman di Ballroom Hotel Shangri La Jakarta hari Rabu, 11 Desember 2019.

Seminar Economic Outlook 2020 oleh Bursa Efek Indonesia

Jakarta (10/12/2019). Bursa Efek Indonesia mengadakan Seminar Economic Outlook 2020 pada hari Selasa, 10 Desember 2019 di IDX Mainhall, Jakarta. Di kesempatan tersebut Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Alvin Pattisahusiwa hadir menjadi narasumber dengan membahas market outlook di Indonesia pada tahun 2020 bersama pakar dalam bidang Pasar Modal di Indonesia.

Dialog Investasi Alternatif bersama Mandiri Investasi

Jakarta (3/12/2019). The Sustainable Development Investment Partnership (SDIP) bersama the World Economic Forum and the OECD mengadakan dialog dengan mengangkat tema “Advancing Sustainable Infrastructure Financing through Capital Markets and Insurance Growth” pada hari Rabu, 3 Desember 2019 di IDX Mainhall, Jakarta.