Manfaat Bikin Taman Hidroponik

Hidup di negara tropis yang kaya dengan sinar matahari memberi kita keuntungan lebih. Namun kelangkaan tanah untuk pengolahan pangan mulau berkurang terutama di kota-kota besar. Trend di belahan dunia barat sekarang ini mereka berlomba-lomba untuk memberi tambahan oksigen dengan menciptakan urban garden di berbagai gedung tinggi. 

Di Indonesia, trend taman hidroponik mulai bermunculan seiring gaya hidup yang mengedepankan pola makan  sehat. Mulai banyak komunitas dan teman-teman yang mulai berkebun hidroponik. Berikut manfaat langsung dari memiliki kebun hidroponik di rumah.

Rasa makanan lebih segar. Beda loh rasa sayur dan buah-buahan yang langsung di petik di taman. Kalau sudah didapat di supermarket, mereka sudah melewati proses distribusi yang Panjang.

Terbebas bahan kimia. Tanaman hidroponik diolah tanpa campur tangan kimia, meminimalkan bahan-bahan kimia dan pengawet. Sehingga badan menjadi lebih sehat.

Lebih hemat. Harga sayur dan buah hidroponik di supermarket lumayan mahal. Kamu bisa menghemat 30 -50 persen dan bisa nambah alokasi untuk investasi reksa dana

Kebun hidroponik tidak menggunakan bahan kimia seperti pestisida, herbisida jadi lingkungan alam, seperti air tanah dan hewan-hewan kecil lebih terjaga.

Libur dan cuti lebaran yang lumayan panjang ini, bisa kamu gunakan untuk mulai bikin kebun hidroponik.

Hindari Beli Barang-Barang Ini Secara Online

Hemat waktu, nggak capek, bisa liat ulasan produk sampai banyak diskon mungkin jadi alasan kenapa kalian utamanya generasi Millenials suka banget belanja online. Awalnya iseng aja pas masuk ke toko online, tapi kemudian ada aja yang perlu dibeli.

Segampang-gampangnya klik barang kemudian transfer bayar, kamu harus pahami kalo nggak semua barang tuh oke untuk dibeli secara online karena mempertaruhkan kualitas dari produk tersebut. Ini dia daftarnya:

Sepatu
Ukuran kaki dengan sepatu yang tersedia kadang tidak selaras sama aslinya. Biasanya pun warna dan model yang ada di foto kurang sesuai dengan bayangan kita. Daripada sebel pas barangnya udah dateng, lebih baik ke toko sepatu offline supaya harapanmu terpenuhi dengan benar

Make Up
Ulasan, visual atau warna bagus dari produk make up belum tentu sesuai dengan kondisi kulit wajahmu. Amannya, belilah langsung di toko langgananmu agar lebih bisa tahu tekstur dan kecocokan warnanya. Kadang juga setelah pembelian, beberapa tempat memberikan poin yang lumayan untuk pembelanjaan selanjutnya.

Furnitur
Tahu kan jika banyak pengecer mebel online mengenakan biaya pengiriman 10% dari harga untuk barangnya? Makin besar item, makin tinggi biayanya. Pun jika nanti kurang cocok sama barang dan ingin mengembalikan, biayanya tuh bisa sampai 25% dari harga barangmu. Biar hemat, mendingan langsung aja dateng ke tokonya untuk melihat, mengukur dan menyentuh barang kebutuhanmu.

Bahan Makanan
Biar pun ada penawaran murah di toko online, tapi percayalah bahan makanan yang baik itu langsung dari pasar, toko atau supermarket yang kamu pun juga bisa cek juga kualitas atau tanggal kadaluarsanya. Lagipula kamu juga nggak perlu nunggu pengiriman yang memakan waktu sampai 3 harian kan?

Baju Renang
Sebelum beli di toko online, pertimbangkan juga apakah ukuran tubuhmu akan cocok dengan baju yang dijual mengingat bentuk tubuh yang bisa berubah dengan cepat. Daripada nurutin model baju kece tapi malah bikin kecewa, ke toko bajunya langsung aja.

Paling penting, belilah barang yang memang akan kamu pakai dalam jangka panjang. Bukan hanya sekedar pajangan saja pada akhirnya. Kaya raya itu bukan dari terlihatnya setumpuk barangmu di rumah, tapi berapa jumlah simpanan atau asset kamu untuk masa depan.

Memberi Apresiasi Pada Diri Sendiri

Setelah lelah mengembangkan hidup, manusia biasanya membutuhkan sebuah apresiasi atas pencapaiannya selama ini agar tetap termotivasi dalam  berkarya. Barangkali kita sering menganggap kalau suatu apresiasi diri itu datangnya dari orang lain. Padahal tanpa bergantung pada mereka, kita bisa menghargai diri sendiri dengan hal sederhana, yaitu:

Bangga dengan diri sendiri
Jangan malu terlihat narsis karena membanggakan diri sendiri. Nggak perlu muluk-muluk, ucapkan saja pada dirimu misalnya “Wah aku sekarang lebih sukses dibanding dulu. Berarti hasil kerja keras sejauh ini bisa bikin bahagia,” atau “Aku hebat dan sesulit apapun itu, aku selalu bisa.” Tanamkan aura positif, kamu pun akan jauh lebih percaya diri dalam menggapai hari.

 

Merawat diri
Yang kamu butuhkan ketika capek kerja sebenarnya adalah memanjakan diri, bukan niat mengundurkan diri. Coba beri penghargaan atas segala kerja kerasmu dengan pergi ke salon atau membeli produk perawatan agar kamu kembali segar sehingga siap lebih kreatif dalam menghadapi tantangan pekerjaanmu.

Investasi
Nggak ada hal yang lebih membanggakan untuk diri sendiri selain bisa menggunakan hasil jerih payah secara maksimal. Dengan bisa menyisihkan beberapa penghasilan dari sekarang untuk ditabung ke investasi, sama dengan kita menghadiahkan kenyamanan bersama keluarga di masa depan.

Travelling
Paham kok kalo sibuknya kerjaan bikin kamu susah buat pergi lama. Ini bisa diakalin dengan menjadi turis kota atau pergi ke luar kota terdekat saat untuk weekend getaway misalnya ke taman, pantai, museum atau wisata kuliner yang bisa membahagiakan perutmu. Liburan akan mengajarkan kita menghargai diri sendiri serta lebih peka lingkungan sekitar yang ternyata menyenangkan.

Berkumpul bersama teman
Nongkrong bareng itu penting sebagai tanda bahwa dirimu ada di lingkungan sosialmu. Selain itu, kamu bisa mengisi dirimu melalui tukar pikiran sehingga wawasanmu pun bertambah. Jangan lupa untuk tetap menyesuaikan gaya hidupmu ya agar keuanganmu nggak keluar garis.

Mengunjungi Orang Tua
Dibalik segala kesuksesanmu, tentu saja ada orang tua yang selalu mendoakan dan menunggu anaknya pulang ke rumah. Berbagilah dan senangkan orang tuamu lewat hasil keringatmu selama ini. Mungkin itulah apresiasi terbesar dalam hidupmu yang tak bisa ditukar dengan apapun

Apresiasi diri sendiri gak perlu mengebohkan. Yang jelas harus bisa membuat kita makin bersyukur dalam berkehidupan. Kalo kamu, apa sih yang biasanya dilakuin untuk mengapresiasi dirimu? Coba cerita ke kita yah!